MotherLove

Jam Operasional

Senin – Minggu jam 10.00 – 20.00 WIB (Jam terakhir kunjungan: 19.00 WIB)

Hubungi Kami

+62 21 2932 9258

Whatsapp

DIASTASIS REKTI

Apa itu Diastasis Rekti (DR)?

Diastasis Recti Abdominis (DRA) adalah kondisi yang ditandai dengan pemisahan otot rektus abdominis, yang merupakan otot yang berjalan secara vertikal di bagian depan perut. Pemisahan ini menciptakan celah antara sisi kiri dan kanan otot, seringkali menghasilkan tonjolan atau punggungan yang terlihat di sepanjang garis tengah perut.

Gejala-gejalanya

Celah yang Terlihat

Pemisahan yang terlihat antara otot-otot perut, sering terlihat sebagai punggungan yang berjalan di tengah perut saat melakukan gerakan tertentu.

Perut Membuncit

Penampilan “pooch” atau tonjolan di area perut, terutama saat berdiri atau berusaha mengaktifkan otot inti.

Otot Inti Lemah

Kesulitan dalam mengaktifkan atau menggerakkan otot inti, menyebabkan ketidakstabilan dan potensi nyeri punggung.

Nyeri Punggung

Nyeri atau ketidaknyamanan di bagian punggung bawah karena otot perut yang lemah dan kekuatan inti yang terganggu.

Masalah Pencernaan

Beberapa individu mungkin mengalami masalah pencernaan seperti kembung atau sembelit.

Perubahan Postur Tubuh

Diastasis rekti dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk dan tidak sejajar.

Masalah Dasar Panggul

Otot perut yang lemah terkadang dapat menyebabkan masalah dasar panggul seperti inkontinensia urin atau ketidaknyamanan panggul.

Bagaimana hal ini dapat mempengaruhi saya?

DRA terjadi pada wanita yang sedang hamil dan setelah melahirkan, dan kini mencari pengobatan Diastasis Recti di Jakarta telah tersedia dengan teknologi perawatan yang canggih.

 

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya DRA meliputi:

  • Melahirkan bayi dengan berat yang lebih besar, kembar, atau jumlah air ketuban yang banyak
  • Melahirkan lebih dari satu kali
  • Hamil di atas usia 35 tahun
  • Mendorong dengan intens saat melahirkan
  • Bernapas yang tidak tepat saat melahirkan
  • Otot perut yang lemah sebelum hamil
  • Penggunaan berlebihan otot perut selama trimester ketiga
  • Obesitas

Kekhawatiran Abdominal

  • Linea Alba
  • Hernia Umbilikalis
  • Rectus Abdominis
  • Kulit Kendur
Penyebab DRA
01

Diastasis Recti Abdominis (DRA) disebabkan oleh peregangan jaringan kolagen konektif seseorang akibat tekanan intra-abdominal yang berlebihan.

02

Kehamilan adalah penyebab utama DRA. Selama bulan-bulan kehamilan, area perut ibu meregang secara alami untuk menampung rahim yang tumbuh, yang mengakibatkan peregangan linea alba, yaitu jaringan konektif yang menyatukan otot-otot recti.

diastasis recti massage

Pijat Diastasis Rekti

Suitable For:

Pending Content

Benefits:

Mencegah komplikasi, meningkatkan kekuatan inti otot perut, dan membimbing pada aktivitas fisik yang sesuai.

Bagaimana kami melakukannya:

Pending Content

FAQ

Dalam banyak kasus, Diastasis Recti Abdominis (DRA) dapat sembuh secara alami sekitar 8 minggu setelah melahirkan. Namun, jika gejala berlanjut setelah periode tersebut, kemungkinan besar tidak akan sembuh tanpa tindakan.

Pengobatan Diastasis Recti Abdominis (DRA) melibatkan pelatihan kembali otot inti untuk berfungsi secara optimal dengan teknologi HIFEM dan berbagai latihan. Metode ini membantu tubuh mengembalikan koordinasi dan kesehatan semula.

Untuk menghindari Diastasis Recti Abdominis (DRA), sangat penting untuk menstabilkan dan menguatkan otot rectus di awal kehamilan dengan latihan penguatan yang disesuaikan. Pendekatan proaktif ini membantu mencegah pelemahan lebih lanjut dan timbulnya DRA.

PromoSI
DR Promosi - Perawatan Postpartum
Motherlove

Senayan City Lower Ground Floor 07C

 

+62 21 2932 9258

 
Kirimkan pertanyaan kepada kami